Fajarasia.id – Mudik Lebaran menjadi momen yang dinanti, tetapi risiko di jalan tidak boleh diabaikan. Salah satu yang berisiko adalah microsleep yang dapat membuat pengemudi kehilangan kesadaran beberapa detik.
“Saat microsleep terjadi, otak seperti dimatikan tiba-tiba, menyebabkan hilangnya kendali kendaraan,” ujar Pakar keselamatan jalan Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, Kamis (27/3/2025).
Ia menambahkan kondisi ini dapat berlangsung tiga hingga 10 detik. Jika terjadi saat berkendara dengan kecepatan 60 km/jam, kendaraan bisa melaju tanpa kendali sejauh 51 meter.
“Ada Auto Behavior Syndrome (ABS) dan jet fatigue, yang membuat pengemudi setengah sadar atau sangat lelah,” kata Jusri, menyoroti kondisi lain yang berbahaya saat berkendara.
Mengatasi microsleep dapat dilakukan dengan istirahat cukup sebelum berkendara. Jusri menyarankan, pengemudi tidak memaksakan diri dan segera berhenti jika merasa mengantuk.
Ia menegaskan kopi atau suplemen hanya memberikan solusi sementara, sementara istirahat tetap yang utama. Oleh karena itu, pengemudi harus memperhatikan kondisi tubuh agar perjalanan tetap aman.
Menjelang puncak arus mudik, penting bagi pengemudi untuk lebih waspada. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas agar bisa sampai ke tujuan dengan selamat.****





