Fajarasia.id — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut serta dalam kegiatan penanaman bibit mangrove di Taman Mangrove Ketapang, Kabupaten Tangerang, sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda dan upaya pemulihan lingkungan pesisir di Provinsi Banten.
Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kesejahteraan rakyat melalui pelestarian lingkungan.
Wapres Gibran bersama sejumlah tokoh dan pegiat lingkungan turun langsung ke area pesisir yang tergenang air untuk menanam bibit mangrove. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, dan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki.
Dalam kesempatan itu, Wapres berdialog dengan komunitas lingkungan yang aktif dalam pelestarian ekosistem mangrove. Ia mengapresiasi semangat generasi muda yang hadir dengan gagasan dan inisiatif nyata untuk menjaga kelestarian alam.
“Saya sangat senang bisa mendengar langsung ide-ide segar dari anak-anak muda yang peduli terhadap lingkungan. Ini sangat luar biasa,” ujar Gibran kepada Menteri Hanif.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menjelaskan bahwa Indonesia memiliki ekosistem mangrove seluas lebih dari 3,4 juta hektare, menjadikannya yang terbesar di dunia. Namun, sekitar 750.000 hektare di antaranya mengalami kerusakan dan membutuhkan rehabilitasi.
“Wapres memberikan perhatian besar terhadap kondisi mangrove nasional, termasuk mendorong percepatan pendanaan untuk rehabilitasi, terutama di wilayah pantai utara Jawa yang mengalami penurunan muka tanah dan abrasi,” kata Hanif.
Ia menambahkan bahwa pemerintah tengah mempercepat rehabilitasi sekitar 800.000 hektare mangrove di berbagai daerah. Tahun ini, lebih dari 13.000 hektare telah berhasil direhabilitasi, dan program ini akan terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Wapres juga menegaskan komitmen Presiden untuk memastikan alokasi dana rehabilitasi mangrove sebesar Rp2 triliun digunakan secara optimal,” tutup Hanif.*****





