Fajarasia.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan, pekerja digital Indonesia masih harus ditingkatkan. Hal itu bertujuan untuk memenuhi keterbutuhan pekerja digital di tahun 2030.
Menurutnya, penting mengikuti perkembangan teknologi informasi. Seperti penggunaan Artificial Intelligent (AI), komputasi awan, hingga internet of things.
“Ada sekitar 149 juta jumlah pekerjaan digital di level global yang dibutuhkan pada tahun 2025. Kita membutuhkan talenta digital kurang lebih 9 juta orang di 2030, menurut proyeksi dari Mc Kinsey,” kata Nezar dalam penandatanganan MoU Kominfo bersama Asosiasi Pengembangan Talenta Digital Indonesia (APTDI), di Jakarta, Senin (22/7/2024).
Nezar mengatakan, pembinaan pekerja digital harus segera disiapkan, meskipun sejumlah sektor belum banyak mendapatkan permintaan pekerja digital. Untuk itu, ia berharap, adanya kerjasama pengembangan pekerja digital dengan APTDI ini, dapat memenuhi keterbutuhan pekerja digital.
“Kita harus pacu kemampuan talenta kita agar bisa masuk ke dalam satu pertumbuhan banyak pasar baru yang akan muncul di masa depan. Ini satu tantangan yang besar menurut saya, karena 2030 itu sudah tinggal 6 tahun lagi,” ujarnya.****





