Fajarasia.id – Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, meminta Presiden Prabowo Subianto terus fokus mengejar target dan agenda yang telah direncanakan. Apapun nada sinis yang muncul harus tetap tenang menghadapinya, jangan dimasukkan hati.
“Belakangan saya menangkap kesan ada banyak nada sinis yang diarahkan kepada pemerintah. Tidak perlu direspons karena level dan agendanya berbeda,” kata Saleh, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
Presiden dan pemerintahannya tidak perlu melayani sinisme itu karena bisa merugi. Komunikasi pun bakal rusak.
“Bahkan, dalam titik tertentu akan menimbulkan konflik. Bisa jadi konflik verbal, antarkader, maupun simpatisan,” kata Saleh yang juga Ketua Komisi VII DPR.
Sinisme adalah pandangan atau pernyataan sikap yang mengejek atau memandang rendah. Bisa pula diartikan sebagai pandangan atau gagasan yang tidak melihat suatu kebaikan apa pun, dan meragukan sifat baik yang ada pada manusia.
Menurut Saleh sejauh ini sikap sabar Presiden Prabowo sudah benar. Kalah menanggapi sinisme malah bikin orang-orang yang sinis makin menjadi-jadi.
“Kalau soal sabar, Presiden Prabowo sudah teruji. Perjalanan politik menunjukkan hal itu,” ucap Saleh.****




