Fajarasia.id – Wakil Ketua MPR RI Arcandra Muhammad Akbar memberikan apresiasi kepada Kementerian Sosial (Kemensos) atas keberhasilan menerjemahkan gagasan Presiden Prabowo Subianto ke dalam program nyata yang menyentuh masyarakat. Ia menilai langkah Kemensos di bawah kepemimpinan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono sebagai wujud implementasi visi besar Presiden sesuai Asta Cita.
Dalam audiensi bersama jajaran kepala daerah Sulawesi Tengah di Kantor Kemensos, Kamis (15/1), Arcandra menekankan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah agar program prioritas berjalan berkesinambungan. Tiga mandat utama Presiden yang menjadi fokus adalah pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penyaluran bantuan sosial (bansos), serta pengembangan Sekolah Rakyat.
“Ini hal luar biasa yang dilakukan oleh Mensos dan Wamensos, yaitu menerjemahkan gagasan presiden sesuai Asta Cita. Semoga program-program ini bisa berjalan dengan baik dan kita bisa berkolaborasi,” ujar Arcandra, Jumat (16/1/2026).
Para bupati yang hadir menyatakan komitmen mendukung program Presiden. Bupati Poso Verna Gladies Merry Inkiriwang menegaskan kesiapan mendirikan Sekolah Rakyat permanen, sementara Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menilai program ini sebagai terobosan untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus menekan angka kemiskinan.
Gus Ipul menyambut baik dukungan tersebut. Ia menegaskan Sekolah Rakyat merupakan miniatur pengentasan kemiskinan dengan mendidik anak-anak dari keluarga miskin agar kelak orang tuanya tidak lagi bergantung pada bansos. “Mulailah bekerja dengan data, data dulu dibenarkan baru yang lain,” tegasnya.
Menurut Gus Ipul, DTSEN menjadi acuan utama dalam menentukan penerima bansos dan anak-anak yang berhak masuk Sekolah Rakyat. Ia menekankan transparansi data agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi. “Data selalu berubah, karena itu harus dikerjakan bersama antara pusat dan daerah,” ujarnya.
Wamen Agus Jabo menambahkan, selain Sekolah Rakyat dan DTSEN, Kemensos juga menyiapkan program pemberdayaan sosial dengan fokus pada daerah di luar Jawa. “Mari kita berkolaborasi agar data valid, sehingga bantuan tepat sasaran,” katanya.
Audiensi ini dihadiri sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, serta Bupati Buol Risharyudi Triwibowo.
Arcandra berharap program Sekolah Rakyat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan sinergi pusat dan daerah, ia optimistis gagasan Presiden Prabowo dapat diwujudkan secara nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.




