Fajarasia.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video seorang Kepala Desa di Paluta, Sumatera Utara, yang diduga menodongkan senjata ke warga. Kepala Desa Pulo Liman, Kecamatan Dolok Sigampulon, berinisial ADR, disebut terlibat dalam perselisihan sengketa lahan kebun sawit hingga berujung pada aksi menegangkan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Iptu Bontor D Sitorus, menjelaskan kronologi kejadian yang berlangsung pada Minggu (25/1) sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya, seorang warga berinisial PS memanen buah sawit atas suruhan keluarga kepala desa. Namun, aktivitas itu diprotes oleh warga lain, HAR alias BR, yang mengklaim lahan tersebut masih dalam sengketa. BR bahkan diduga menodongkan senapan angin untuk menghentikan pemanenan.
Merasa warganya diancam, PS melaporkan kejadian itu kepada ADR. Kepala desa kemudian mendatangi lokasi dan terjadi adu mulut dengan BR. “Setelah tiba, ADR melihat BR memegang senapan angin. Kepala desa lalu berkata, ‘Kalau memang main senjata, kita oke,’” ungkap Bontor.
Diduga terbawa emosi, ADR kemudian mengeluarkan senjata jenis air gun dari pinggangnya dan menodongkan ke arah BR. Situasi semakin panas hingga BR memilih melarikan diri sambil membawa senapan anginnya.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik setelah rekaman dan kabar kejadian viral di media sosial. Polisi memastikan akan mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa legalitas senjata yang digunakan serta memverifikasi keterangan para pihak yang terlibat.
Kasus ini menambah daftar panjang konflik lahan perkebunan sawit di daerah, yang kerap memicu gesekan antarwarga. Aparat berharap penyelesaian sengketa dilakukan melalui jalur hukum agar tidak menimbulkan keresahan dan aksi main hakim sendiri.




