Fajarasia.id – Max Verstappen mengungkapkan Red Bull tengah mencoba banyak hal untuk perbaiki masalah mendasar pada mobil RB21. Ia mengakhiri sesi latihan bebas Jumat kemarin di posisi delapan, tertinggal 0,556 detik dari Oscar Piastri yang tercepat.
Sesi Latihan Bebas 2 di Suzuka terganggu bendera merah, membuat banyak tim kehilangan waktu evaluasi penting.
Verstappen mengatakan situasinya cukup kacau dan tim tidak menyelesaikan semua rencana pengujian mobil mereka.
Menurut Verstappen, banyak hal yang mereka coba pada mobil hari itu ternyata tidak memberikan hasil yang diinginkan.
“Sulit mencatatkan waktu putaran yang kompetitif selama sesi latihan berlangsung di Jepang,” katanya di F1 Official.
Di lintasan Suzuka, kepercayaan diri dan komitmen jadi kunci, namun Verstappen merasa belum mencapai level optimal.
Ia mengaku masih harus bekerja keras bersama tim untuk menemukan setelan mobil yang sesuai harapan.
Dalam radio tim saat FP1, Verstappen mengeluhkan mobil Red Bull yang terasa sangat aneh dan terlalu melentur.
Masalah itu belum sepenuhnya teratasi, dan ia menyebut ketidakseimbangan di beberapa bagian lintasan.
Verstappen menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi pada RB21.
Ia mengatakan hanya merasakan masalah tersebut lebih signifikan di Suzuka, dibandingkan sirkuit lainnya.
Sementara itu, Red Bull membuat keputusan mengejutkan dengan menurunkan Yuki Tsunoda menggantikan Liam Lawson.
Tsunoda, pahlawan lokal, menjalani debut penuhnya di Red Bull dan menyamai kecepatan Verstappen di FP1.
Meski begitu, Verstappen enggan banyak berkomentar tentang pergantian pembalap dan menyerahkan semuanya pada tim.
Ia mengatakan telah membahas semuanya secara internal dan merasa cukup puas dengan komunikasi yang telah terjadi.
Kini Red Bull harus bekerja ekstra keras jika ingin RB21 kembali dominan dan memaksimalkan performa di Suzuka.****





