Fajarasia.id — Pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua dengan hasil yang semakin memprihatinkan. Hingga Minggu sore, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat menerima 25 kantong jenazah di posko Puskesmas Pasirlangu.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyebut total warga terdampak mencapai 113 jiwa. Dari jumlah tersebut, 23 orang berhasil ditemukan selamat, sementara 65 orang lainnya masih dinyatakan hilang sejak bencana terjadi pada Sabtu (24/1).
“Sampai pukul 17.00, kantong jenazah yang dikirim ke posko ada 25 kantong. Data terus kami sinkronisasi dengan tim di lapangan,” ujar Hendra.
Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 11 korban. Sepuluh di antaranya ditemukan dalam kondisi utuh, sementara satu korban dikenali melalui potongan tubuh. Nama-nama yang sudah teridentifikasi antara lain Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), Ayu Yuniarti (31), serta M. Kori (30).
Upaya pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Proses evakuasi terkendala kondisi medan yang berat, endapan material longsor yang tebal, serta cuaca yang tidak menentu.
Tragedi ini menjadi salah satu bencana tanah longsor terbesar di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah bersama aparat gabungan berkomitmen melanjutkan pencarian hingga seluruh korban ditemukan.





