Fajarasia.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) terus memperkuat kerja sama regional dengan negara-negara di kawasan Indo-Pasifik melalui pelaksanaan Western Pacific Naval Symposium – Junior Officers’ Interaction Program (WPNS JOIP) yang digelar di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin (13/10) hingga Jumat (17/10).
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menyampaikan bahwa program tahunan ini merupakan bagian dari forum WPNS yang bertujuan membangun sinergi dan memperkuat peran perwira muda dalam kerja sama angkatan laut di kawasan Indo-Pasifik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong semangat kolaborasi dan solidaritas antar angkatan laut negara sahabat, sekaligus menyiapkan generasi perwira muda yang memiliki wawasan global dan komitmen terhadap keamanan maritim,” ujar Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/10).
Sebanyak 33 perwira muda dari berbagai negara di kawasan Indo-Pasifik turut ambil bagian dalam program ini. Mereka mengikuti berbagai sesi diskusi strategis di bidang pertahanan, melakukan kunjungan ke fasilitas TNI AL, serta berpartisipasi dalam kegiatan olahraga bersama.
Tunggul menambahkan, interaksi lintas negara ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan negara-negara peserta, sekaligus memperluas pemahaman lintas budaya dan memperkuat jaringan kerja sama maritim.
“Forum ini bukan hanya ajang pertukaran gagasan, tetapi juga wadah membangun persahabatan dan kepercayaan antar perwira muda yang kelak akan menjadi pemimpin angkatan laut di masa depan,” tutupnya.
WPNS JOIP menjadi salah satu wujud nyata komitmen TNI AL dalam mendukung stabilitas dan keamanan laut di kawasan Indo-Pasifik melalui pendekatan diplomasi militer yang inklusif dan berkelanjutan.





