Fajarasia.id – Staf Khusus Menteri Pertanian, Suwandi, menyebut tambahan luas tanam bisa menekan harga bawang. Langkah ini merupakan solusi jangka menengah yang di usulkan pihaknya.
“Tetapi jumlah pertanaman itu harus dimonitor, dipantau terus. Supaya betul-betul efektif menangani daerah-daerah defisit,” ucapnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah seperti dikutip dari YouTube Kemendagri, Kamis (24/7/2025).
Kementerian Pertanian (Kementan) kata dia telah memetakan daerah aman dan daerah defisit pasokan bawang. Kabupaten defisit membutuhkan tambahan luas tanam sepanjang tahun.
Menurut Suwandi tahun lalu luas tanam mencapai 215 ribu hektare. Tahun ini cukup ditambah 29 ribu hektare lagi.
Adapun penambahan lanjut Suwandi difokuskan di provinsi-provinsi defisit di sisi timur peta. Setiap provinsi membutuhkan jumlah berbeda-beda.
Beberapa hanya butuh 100 hingga 1.000 hektare. Jumlah ini dinilai cukup untuk menutup kekurangan pasokan.
Suwandi menyebut DKI Jakarta jadi salah satu wilayah defisit yang tidak bisa produksi sendiri. Pasokannya bergantung dari daerah sekitar.
Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jawa Barat menyuplai ke DKI. Banten turut menyumbang meski dalam jumlah kecil.
Suwandi meminta daerah penyangga ikut bantu memenuhi kebutuhan DKI. Distribusi harus lancar agar harga tetap stabil.****





