Spanyol Dihantam Badai, MotoGP Valencia 2024 Terancam Batal

Spanyol Dihantam Badai, MotoGP Valencia 2024 Terancam Batal

Fajarasia.id – MotoGP Valencia 2024 terancam batal digelar setelah wilayah tersebut dilanda badai ekstrem, Selasa (29/10/2024) waktu setempat. Bencana alam tersebut mengakibatkan sedikitnya 95 orang meninggal dunia di wilayah Valencia dan merusak jalan utama ke Sirkuit Ricrdo Tomo.

MotoGP 2024 seharusnya ditutup dengan akhir pekan lomba GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Cheste, Spanyol, pada 15-17 November mendatang. Akan tetapi, MotoGP terancam harus mengungsi untuk balapan yang berpotensi menjadi Finale dari persaingan gelar juara dunia musim ini.

Banjir akibat Badai Dana telah menghancurkan sejumlah kawasan di provinsi Valencia. Menurut laporan The Race.com, Kamis (31/10/2024) curah hujan tinggi pada Selasa juga merendam Chiva dan Cheste di dekat sirkuit.

Insiden ini tidak hanya menyebabkan banyak fasilitas rusak parah. Laporan terbaru menyebut kalau setidaknya 95 penduduk tewas dan sejumlah lainnya masih belum ditemukan.

“Kemarin adalah hari terburuk dalam hidup saya. Kami terjebak seperti tikus,” kata Ricardo Gabaldon, Wali Kota Utiel, sebuah kota di Valencia, kepada media nasional RTVE.

“Mobil dan tempat sampah mengalir di jalanan. Ketinggian air mencapai tiga meter.”

Menurut manajer sirkuit Ricardo Tormo, Nicolas Collado mengatakan, sirkuit yang akan menjadi seri penutup MotoGP 2024 juga terdampak oleh banjir. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

“Yang paling penting, semua orang yang berada di sirkuit baik-baik saja. Semua bisa bermalam dengan aman di fasilitas sirkuit,” ujar manajer sirkuit Ricardo Tormo, Nicolas Collado dikutip dari The Race.com.

“Sekarang proses pengecekan kerusakan dimulai. Hal ini akan memberi tahu kami sejauh mana [Storm] Dana ini akan mempengaruhi acara kami berikutnya dengan jaminan penuh,” ujarnya menambahkan.

Rekaman video yang tersebar di media sosial menunjukkan kerusakan parah terjadi di Sirkuit Ricardo Tormo. Jalan masuk utama ke lintasan tersapu banjir dan tidak bisa dilintasi.

Lintasan minimoto yang terletak di dekat gerbang utama juga hancur total. Ada laporan bahwa tempat parkir mobil eksternal sirkuit telah terendam banjir.

The Race menilai Dorna tidak mungkin memaksa otoritas Sirkuit Ricardo Tormo untuk menggelar balapan tepat waktu. Upaya penyelamatan dan rekonstruksi bakal jadi perhatian utama.****

Pos terkait