Fajarasia.id – Sebulan menjelang bulan Ramadhan, harga beras di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara mengalami kenaikan sejak empat hari terakhir. Angka tersebut jauh dari harga eceran tertinggi (HET) beras premium untuk wilayah Jawa.
Untuk beras Premium di Pasar Koja Baru kenaikan Rp2.000, semula Rp15.000 kini mencapai Rp17.000. Dengan kenaikan harga beras ini, salah seorang pedagang beras di Pasar Koja, Mulya mengeluhkan. soal kenaikan harga ini.
Pasalnya, modal yang harus dikeluarkan untuk membeli dari agen juga tidak murah. “Ya penginnya pulih lagi kayak dulu, susah, modalnya tambah terus, modalnya bisa Rp100 ribu lebih untuk satu karung,” ujar Mulya, Selasa (20/2/2024).
Terlihat beberapa pedagang beras dalam keadaan stok kosong karena sulit untuk pembeli datang ke pasar membeli beras. “Jadi sudah sepi dari kemarin, pokoknya menurun, drastis,” ujar Mulya.
Pedagang beras lain di Pasar Rawa Badak bernama Chuyenk (28) menyampaikan hal senada. Menurutnya, lonjakan harga beras ini sangat mencekik para penjual.
“Harga beras kacau pokoknya, naiknya enggak kira-kira, kalau misalnya naik, barang bagus, ya enggak apa-apa. Nah ini, sudah naik, barangnya jelek, sama saja bohong,” ucapnya.
Sementara Kepala Pasar Koja Baru Ujang mengatakan selain beras, pihaknya juga mencatat harga telur ayam negeri alami kenaikan. “Telur ayam Ras awalnya Rp28.000, sekarang sudah mencapai Rp30.000 untuk hari ini,” ujar Ujang.****





