Fajarasia.id – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menyebutkan harga Gabah Kering Panen (GKP) masih bertengger di angka Rp 5.711/kg atau di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 5.000/kg. Begitu juga dengan harga Gabah Kering Giling (GKG) hingga Beras.
“Berdasarkan pantauan harga GKP, GKG maupun beras harga masih lebih tinggi dari HPP yang ditetapkan pemerintah melalui Bapanas,” ucap Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (3/4/2023).
Budi mengatakan karena tingginya harga maka banyak petani dan penggilingan yang ada lebih memilih menjual hasil panennnya ke pasar umum, ketimbang ke Bulog untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Adapun harga terbaru beras untuk bulan Februari 2023 itu mengalami kenaikan hingga Rp 12.711/kg.
Kenaikan itu kata dia ikut menyumbang inflasi nasional sebesar 0,08 persen. “Sehingga petani penggilingan memilih untuk menjual produksinya ke pasar umum. Harga beras di konsumen sampai bulan Februari 2023 telah mengalami kenaikan sampai dengan harga 12.711 per kg, khusus untuk komoditas beras pada bulan Februari memberikan andil atau menyumbang inflasi sebesar 0,08 persen,” ucapnya.
Lebih lanjut Budi mengatakan Bulog telah menyalurkan beras murah dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 553.643 ton pada periode Januari-Maret 2023. Ia pun mengaku telah memasok beras-beras murah ini hingga ke retail=retail modern hingga mini market agar memudahkan masyarakat menjangkaunya.
“Bulog berupaya agar penyaluran SPHP beras dapat menjangkau konsumen secara langsung melalui saluran jaringan retail modern, atau seperti Indomaret dan Transmart,” ucapnya.***




