Fajarasia.id – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Juanda sempat terhenti selama satu jam setelah sebuah pesawat latih milik Puspenerbal mengalami insiden tergelincir di landasan pacu.
General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa penutupan runway dilakukan sebagai langkah antisipatif demi memastikan keselamatan penerbangan. “Runway ditutup kurang lebih satu jam untuk proses evakuasi pesawat serta inspeksi menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Inspeksi dilakukan guna memastikan tidak ada benda asing (foreign object debris/FOD) maupun potensi bahaya lain yang bisa mengganggu proses lepas landas maupun pendaratan pesawat komersial.
Pihak bandara menegaskan koordinasi intensif terus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan agar standar keselamatan penerbangan tetap terjaga. Tohir juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat penundaan sementara operasional bandara.
Meski sempat terganggu, operasional Bandara Juanda kini kembali normal setelah seluruh prosedur keselamatan dipastikan berjalan sesuai ketentuan.




