Rizki Faisal Pastikan MKGR Tidak Terlibat Aksi Unjuk Rasa 28 Agustus

Rizki Faisal Pastikan MKGR Tidak Terlibat Aksi Unjuk Rasa 28 Agustus

Fajarasia.id – Ormas sayap (underbow) Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) sama sekali tidak terlibat dalam aksi-aksi unjuk rasa yang berlangsung medio 25-31 Agustus 2025 di Jakarta maupun di beberapa daerah lain di Indonesia.

Hal itu sebagaimana diutarakan Ketua MKGR Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rizki Faisal dalam keterangan resminya, Kamis (4/9).

“Kami sangat menyesalkan dan prihatin dengan tindakan tersebut. MKGR sama sekali tidak pernah menginstruksikan, mengizinkan, atau terlibat dalam aksi-aksi (demonstrasi) yang dimaksud,” tegasnya.

Pernyataan Rizki yang juga anggota Komisi III DPR RI ini merespons akun Instagram @kucing.kecilll yang diunggah beberapa saat lalu.

Disebutkan dalam postingan tersebut: “Massa Anarko dari MKGR datang, langsung blokir tol dan buat rusuh. Keren ya, seolah-olah tidak ada yang melihat mereka.”

“@kucing.besarrr akan melakukan mapping dan membagikan siapa sebenarnya yang menggerakkan massa anarko pada 28 Agustus setuju gak teman-teman. Salam merah putih.”

Postingan tersebut, ditekankan Rizki, sangat menyesatkan dan berpotensi menimbulkan polemik serta kesalahpahaman publik. Padahal sejatinya MKGR dengan tegas melarang adanya pengibaran atribut-atribut dalam aksi demonstrasi.

“MKGR berdiri di atas nilai kekeluargaan, gotong royong, dan persatuan bangsa. Kami ingin meluruskan informasi ini agar masyarakat tidak salah tafsir seolah-olah MKGR mendukung atau ikut serta dalam aksi-aksi Agustus di Jakarta maupun di daerah lain. Itu sama sekali tidak benar,” tegas Legislator Dapil Kepri ini.

Lebih jauh, Rizki Faisal berharap publik tidak terburu-buru untuk menyerap informasi yang beredar di media sosial, terlebih belum diketahui jelas nilai-nilai kebenarannya.

“MKGR menolak keras segala bentuk penyalahgunaan atribut organisasi, apalagi jika digunakan dalam demonstrasi yang tidak ada kaitannya dengan perjuangan organisasi,” pungkas mantan aktivis 98 ini.****

Pos terkait