RI Sukses, 90% Usulan Dikabulkan AS

RI Sukses, 90% Usulan Dikabulkan AS

Fajarasia.id  – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa 90 persen usulan Indonesia telah diakomodasi dalam perjanjian perdagangan bersejarah dengan Amerika Serikat (AS).

Kesepakatan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Donald Trump di Washington D.C. itu memberikan tarif 0 persen bagi 1.819 produk nasional, termasuk komoditas unggulan seperti sawit, kopi, kakao, serta komponen elektronik.

“Dengan tarif nol persen, produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar AS, membuka peluang peningkatan ekspor dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha nasional,” ujar Teddy, Jumat (21/2).

Negosiasi intensif ditempuh melalui empat kali kunjungan ke Washington, tujuh putaran perundingan, dan lebih dari sembilan kali pertemuan langsung maupun virtual. Perjanjian ini murni sektor ekonomi tanpa pasal non-ekonomi, sehingga kedaulatan masing-masing negara tetap dihormati.

Selain itu, kesepakatan membuka peluang ekspor tekstil Indonesia hingga sepuluh kali lipat, berdampak pada sekitar 4 juta pekerja industri tekstil. Sebagai timbal balik, Indonesia memberikan tarif nol persen bagi kedelai dan gandum asal AS untuk menjaga stabilitas harga pangan domestik.

Perjanjian juga dibarengi komitmen investasi senilai 38,4 miliar dolar AS, mencakup pembelian 50 pesawat Boeing, impor migas senilai 15 miliar dolar AS per tahun, perpanjangan kontrak Freeport hingga 2061, serta tambahan investasi 20 miliar dolar AS dalam 20 tahun ke depan.

Indonesia dan AS sepakat membentuk Council of Trade and Investment sebagai forum dialog ekonomi untuk menjaga keseimbangan neraca perdagangan dan menyelesaikan persoalan melalui jalur koordinasi.

Pemerintah menilai kesepakatan ini bukan sekadar dagang, melainkan langkah strategis memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan.***

Pos terkait