Revisi data PDB tidak akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi

Revisi data PDB tidak akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi

Fajarasia.id – Merevisi produk domestik bruto (PDB) 2023 tidak akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi China pada 2024, demikian disampaikan seorang pejabat di Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China pada Sabtu (28/12).

PDB China 2023 telah direvisi menjadi 129,4 triliun yuan (1 yuan = Rp2.220), naik 3,4 triliun yuan dari perhitungan awal, kata NBS China pada Kamis (26/12).

Pejabat itu menjelaskan bahwa meski ada peningkatan, revisi tersebut tidak akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi tahun ini secara signifikan karena perhitungan awal PDB 2024 akan didasarkan pada data PDB 2023 yang direvisi.

Merevisi data PDB adalah praktik internasional dan praktik yang sudah berlangsung lama dalam statistik pemerintah China, ungkap pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa pada tahun sensus ekonomi nasional, perhitungan awal PDB harus direvisi sesuai dengan hasil sensus.

Pada Kamis, China memublikasikan hasil sensus ekonomi nasional kelimanya, yang dimulai pada 2023.

Sementara itu, upaya untuk merevisi PDB 2023 di daerah setingkat provinsi di China sedang berlangsung, dengan hasil yang akan diumumkan pada 2025, papar pejabat tersebut.***

Pos terkait