Fajarasia.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus mengedepankan kepentingan rakyat. Penegasan itu disampaikan Presiden usai melantik dan mengukuhkan Komando Daerah Militer (Kodam) serta pasukan elit tiga matra TNI.
Kepala Negara mengingatkan bahwa hadirnya TNI merupakan buah hasil perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Sehingga, Danjen Kopasus periode 1995-1998 itu, menyebut bahwa pengabdian TNI untuk masyarakat adalah harga mati.
“Kita (TNI) adalah tentara rakyat, kita lahir dari rakyat, kita adalah anak kandung rakyat. Kita mengabdi untuk rakyat, kita membela rakyat, dan kita siap mati untuk rakyat, itulah TNI,” kata Presiden Prabowo di Lanud Suparlan Pusdiklatpassus, Batujajar, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).
Selain itu, Presiden juga meminta seluruh prajurit TNI tidak melupakan sejarah perjuangan para pendiri bangsa dalam melawan penjajahan. Hal itu, ditekankan Kepala Negara, untuk memperkuat peran TNI dalam menghadapi perjuangan bangsa di masa depan.
“Tidak boleh sekali-kali melupakan sejarah bahwa nenek moyang kita, kakek-kakek kita, orang tua kita, pernah dijajah. Makanya, bangsa Indonesia butuh tentara yang kuat, tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat,” ujar Presiden Prabowo.****





