Fajarasia.id – Presiden Iran Ebrahim Raeisi mengapresiasi pelaksanaan “Festival Jurnalis Perempuan Internasional Khorsheed Pertama”, yang berlangsung 29 September – 1 Oktober di Kota Mashhad. Serta, berharap festival serupa diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang.
“Kegiatan ini menghasilkan informasi dan berbagai harapan, termasuk kerja sama kedepan. Saya berharap pertemuan serupa dapat dilakukan kembali, karena merupakan sinergi antara negara dan media,” kata Presiden Iran saat pertemuan dengan para partisipan festival, di Iran International Convention Center, Teheran, Sebagaimana dikutip , Selasa (3/10/2023).
Apresiasi turut diberikan karena festival berlangsung dengan sangat baik, yang dirangkaikan dengan sesi diskusi, meski merupakan festival internasional jurnalis perempuan bagi Iran. “Pertemuan sangat produktif dan mempromosikan kebebasan media,” ujarnya.
Ebrahim menyebut seorang perempuan bagi Iran, tidak dipandang sebagai sebuah instrumen. Melainkan, perempuan dinilai memainkan peran di berbagai sektor dan khususnya seorang ibu di dalam keluarga memiliki peran sangat berharga.
“Kami tidak melihat seorang perempuan sebagai instrumen. Kami percaya bahwa perempuan berperan besar di dalam masyarakat,” kata Ebrahim Raisi.
Ebrahim mendorong para jurnalis perempuan berperan secara mandiri, dengan memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui pemberitaan sesuai fakta di lapangan.
“Tugas kita adalah untuk memblokir narasi buruk dari berbagai pihak. Serta, saya berharap Anda juga bisa memberikan harapan bagi masyarakat di negara masing-masing, serta melakukan pergerakan untuk masa depan,” ujarnya.
Dalam tiga hari pelaksanaannya, festival telah berjalan produktif dan diharapkan kedepannya akan melibatkan lebih banyak partisipan. Kata Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran Mohammad Mahdi Esmaeili, yang turut hadir di dalam pertemuan.
“Kami siap membangun kerja sama kedepan dengan media dan melalui konferensi seperti ini saya berharap kedepan akan melibatkan lebih banyak orang,” kata Mohammad Mahdi Esmaeili.
Sementara, Direktur Festival Media Khorsheed, Marzieh Hashemi juga mengungkapkan, festival diharapkan dapat berkontribusi dan menjadi wadah bertemunya para jurnalis perempuan dunia.
“Saya ingin berterimakasih kepada seluruh pihak terutama kepada pemerintah. Serta, kepada para jurnalis perempuan Insha Allah kita bisa menjadi lebih kuat dengan bersama-sama,” ucap penyiar Amerika-Iran dan pembawa acara Press TV ini.
“Festival Jurnalis Perempuan Internasional Khorsheed Pertama” dihadiri 150 jurnalis perempuan lebih dari 40 negara ini, dilaksanakan pada 29 September – 1 Oktober 2023. Festival juga dirangkaikan dengan mengunjungi berbagai situs sejarah, museum, universitas baik di Kota Mashhad maupun Teheran. ***





