Presiden Dijadwalkan Hadiri Peringatan 200 Tahun Perang Jawa

Presiden Dijadwalkan Hadiri Peringatan 200 Tahun Perang Jawa

Fajarasia.id – Memperingati dua abad meletusnya Perang Jawa (1825-1830), Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) akan menyelenggarakan serangkaian program bertajuk “Martabat”. Perang Jawa merupakan sebuah peristiwa monumental dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Sekretaris Utama Perpusnas Joko Santoso mengatakan, puncak acara akan digelar pada Minggu, 20 Juli 2025. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir untuk menyampaikan pidato kebangsaan bertema “Pelajaran dari Patriotisme Diponegoro untuk Indonesia Maju”.

Ia menegaskan, Perpusnas memandang penting momentum 200 tahun Perang Jawa. Yakni, sebagai upaya membangun ingatan kolektif bangsa. Joko mengingatkan kembali bahwa pernah ada perjuangan besar melawan penjajahan yang dipimpin Pangeran Diponegoro.

“Melalui rangkaian peringatan ini, kami mengajak generasi muda mengenal dan mengapresiasi pemikiran, sikap, dan nilai-nilai suri teladan beliau,” kata Sestama dalam Taklimat Media Peringatan 200 Tahun Perang Jawa, di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).

Ia menambahkan bahwa Perpusnas juga ingin menyebarluaskan nilai-nilai penting nasionalisme dan sikap kerelawanan kepada masyarakat. Salah satunya dengan mempromosikan koleksi-koleksi terkait Perang Jawa dan Pangeran Diponegoro, yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Memory of the World atau Ingatan Kolektif Dunia.

Pada rangkaian kegiatan Peringatan 200 Tahun Perang Jawa, Perpusnas akan menyelenggarakan pameran yang menampilkan koleksi dari Museum Nasional, Keraton Yogyakarta, serta koleksi lainnya. Beberapa koleksi yang akan dipamerkan adalah replika pelana kuda dan keris Diponegoro.

Disusun secara tematik, pameran yang digelar pada 20 Juli-20 Agustus 2025, menampilkan babak-babak penting terkait Pangeran Diponegoro. Mulai dari Mustahar (masa kecil sang pangeran), Perang Sabil, Muslihat, hingga Lentera Bangsa.

“Pameran ini juga dihadirkan dalam versi digital melalui platform Google Arts & Culture. Sehingga, memungkinkan akses global terhadap warisan sejarah bangsa,” ujar Joko Santoso..

Rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan adalah peluncuran Buku “Babad Diponegoro” dan “Sketsa Perang Jawa”. Selain buku, lanjutnya, Perpusnas juga akan meluncurkan 25 judul komik bertema Babad Diponegoro.

“Komik ini diluncur agar masyarakat, terutama anak-anak, dapat membaca dan mengetahui nilai-nilai penting dalam Babad Diponegoro,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Ofy Sofiana, menyampaikan sejumlah kegiatan akan mengisi rangkaian Peringatan 200 Tahun Perang Jawa.

“Kami juga menyelenggarakan lomba dan pertunjukan teater sebagai rangkaian kegiatan. Kami mengajak seluruh masyarakat hadir, merenungi kembali nilai-nilai perjuangan Diponegoro,” ujarnya.

Sementara itu, Editor Senior Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), Candra Gautama menyebut bahwa tahun 2025 merupakan tahun reflektif. Menurutnya, tahun ini bangsa Indonesia memperingati 80 tahun kemerdekaan dan 100 tahun A.A. Navis.

“Peringatan 200 tahun Perang Jawa adalah ruang refleksi yang luar biasa. Tanpa inisiatif Perpusnas, kita bisa kehilangan momen emas untuk menyadarkan bangsa tentang pentingnya Sejarah,” ucapnya.

Candra juga menyampaikan apresiasi kepada Perpusnas dan Sejarawan Peter Carey atas penerbitan “Babad Diponegoro” dalam versi dua jilid. “Penerjemahan naskah ini membutuhkan waktu lebih dari satu setengah tahun, isinya penuh dengan tembang, dan ditulis dalam aksara Pegon. Ini adalah warisan tak ternilai yang harus dibaca ulang generasi muda,” kata Candra memaparkan.

Sebagai informasi, buku “Babad Diponegoro” disunting dan diterjemahkan oleh Peter Carey, Tim Pusat Studi Kebudayaan UGM, Tim Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan diterbitkan oleh KPG bekerja sama dengan Perpusnas. Buku Sketsa Perang Jawa disunting oleh Peter Carey dan Aditia Gunawan, dan diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas bekerja sama dengan Perpusnas.

Rangkaian Kegiatan:

πŸ“Œ 20 Juli 2025 – Upacara Pembukaan & Pidato Kebangsaan Presiden RI

πŸ“Œ 20 Juli – 20 Agustus 2025 – Pameran β€œMartabat”

πŸ“Œ 21 & 7 Agustus – Pertunjukan Teater Diponegoro (Disutradarai Wawan Sofwan)

πŸ“Œ 22 Juli – Pemutaran dan Diskusi Film

πŸ“Œ 22 Juli – Lokakarya Kaligrafi Aksara Pegon

πŸ“Œ 23 Juli – Bedah Buku β€œBabad Diponegoro” & “Sketsa Perang Jawa”

πŸ“Œ 24 Juli – Lokakarya “Jamu Diponegoro: Tradisi, Ketahanan, dan Perlawanan”

πŸ“Œ 25 Juli – Gelar Wicara β€œDemi Martabat Bangsa: Refleksi Perang Jawa bagi Indonesia Maju”

πŸ“Œ 20 Agustus – Bedah Buku β€œBabad Kedhung Kebo”.*****

Pos terkait