Fajarasia.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penataan kawasan Pasar Palmerah akan dilakukan secara permanen, bukan sekadar rapi saat ada kunjungan pejabat. Langkah ini diambil agar trotoar dan fasilitas publik kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
Pramono menegaskan penertiban tidak boleh bersifat seremonial. “Bukan hanya karena Bapak Presiden atau para menteri hadir. Saya ingin hal yang lebih nyata, dan untuk itu saya akan tertibkan,” ujarnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).
Ia juga menyoroti penggunaan jalur pedestrian yang dibangun Pemprov DKI. Menurutnya, trotoar tidak boleh digunakan untuk berdagang atau aktivitas lain di luar fungsi pejalan kaki. “Pedestrian yang dibangun dengan biaya besar harus dijaga sesuai fungsinya,” tegasnya.
Dengan komitmen ini, Pemprov DKI akan melanjutkan langkah penertiban di kawasan Palmerah secara berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas publik dengan lebih nyaman dan tertib.






