Fajarasia.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh ibu kota provinsi di Indonesia pada Minggu, 19 Oktober 2025. Berdasarkan keterangan dari Prakirawan BMKG, Zen Putri, sebagian besar wilayah diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, disertai potensi cuaca ekstrem di beberapa titik.
Kondisi Cuaca Berdasarkan Wilayah
Sumatera:
Hujan ringan diprediksi terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, dan Tanjung Pinang.
Padang, Palembang, dan Pangkal Pinang berpotensi dilanda hujan disertai petir.
Bandar Lampung diperkirakan mengalami kabut udara.
Jawa:
Serang, Semarang, dan Surabaya akan diguyur hujan ringan.
Jakarta diperkirakan berawan tebal.
Bandung berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.
Bali dan Nusa Tenggara:
Denpasar, Mataram, dan Kupang diprediksi mengalami hujan ringan.
Kalimantan:
Hujan ringan diperkirakan turun di Pontianak, Samarinda, dan Tanjung Selor.
Palangkaraya akan mengalami hujan sedang.
Banjarmasin berpotensi diguyur hujan disertai petir.
Sulawesi:
Makassar, Kendari, Gorontalo, dan Palu diperkirakan hujan ringan.
Mamuju berpotensi mengalami hujan sedang.
Manado diprediksi berawan tebal.
Maluku dan Papua:
Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayawijaya diperkirakan hujan ringan.
Nabire dan Jayapura berpotensi mengalami hujan sedang.
Merauke diprediksi berawan.
Peringatan Potensi Banjir Rob
BMKG juga mengingatkan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, khususnya:
Sumatera Utara
Pantai utara Jawa Tengah
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Suhu Maksimum di Beberapa Kota
Beberapa kota besar diperkirakan akan mengalami suhu tinggi, antara lain:
Banjarmasin: hingga 35°C
Kupang dan Palangkaraya: masing-masing 33°C
Denpasar dan Mataram: masing-masing 31°C
Pontianak dan Samarinda: masing-masing 30°C
Tanjung Selor: 29°C
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi gangguan lingkungan yang dapat terjadi, serta memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.****





