Fajarasia.id – Tragedi menimpa militer Amerika Serikat setelah pesawat pengisian bahan bakar KC-135 jatuh di wilayah Irak bagian barat pada Kamis (12/3/2026). Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi seluruh enam awak pesawat tewas dalam insiden tersebut.
Pesawat itu diketahui tengah mendukung Operation Epic Fury, operasi gabungan AS dan Israel melawan Iran yang berlangsung sejak akhir Februari. Washington menegaskan kecelakaan ini bukan akibat serangan musuh maupun tembakan sekutu, melainkan masih dalam proses investigasi.
“Seluruh enam awak pesawat KC-135 yang jatuh di Irak bagian barat kini telah dikonfirmasi meninggal dunia,” ujar CENTCOM dalam pernyataan resmi. Identitas korban belum diumumkan hingga keluarga mereka diberitahu.
Selain KC-135 yang jatuh, satu pesawat militer lain dilaporkan berhasil mendarat dengan selamat. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyebut insiden ini sebagai bukti bahwa perang adalah “neraka” penuh ketidakpastian.
Dengan tambahan korban jiwa ini, jumlah tentara AS yang tewas sejak dimulainya Operation Epic Fury bertambah menjadi sedikitnya 13 personel.





