Fajarasia.id- Pengamat Ekonomi Dr. Hendra Kholid merasa prihatin atas perpecahan yang terjadi di Kamar Dagang dan Industri (KADIN). Dikhawafir, konflik di Kadin berdampak pada perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan perekonomian nasional.
“Konflik yang terjadi di Kadin berpotensi menghambat peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam memajukan perekonomian nasional. Mengingat Kadin berperan sebagai wadah seluruh pengusaha dan UMKM Indonesia, khususnya di tengah tantangan transisi pemerintahan saat ini,” kata Hendra , Selasa (17/9/2024).
“Kadin punya peran penting sesuai amanah Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 sebagai wadah pembinaan pengusaha. Ketika ada dualisme kepemimpinan, maka fungsi representasi dan konsultasi yang diemban Kadin bisa terganggu.”
Hendra juga menyoroti transisi pemerintah mengenai program strategis, membantu UMKM naik kelas dan mendukung pertumbuhan ekonomi global. Dikatakan, Kadin perlu fokus mendukung proses transisi, mendorong target pertumbuhan ekonomi 8 persen, dan melahirkan pengusaha dalam global.
“Kita harus support, mendukung Kadin dengan fokus dan energi bersama, bukan secara sembarangan. Apalagi kita berada di zaman sekarang, semuanya dibutuhkan dua, energi dan kolaborasi, di tengah tantangan ekonomi global,” ujarnya.****





