Fajarasia.co – Kementerian Luar Negerii (Kemlu) memastikan operasi pencarian terhadap 12 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang tenggelam di perairan Taiwan terus dilakukan.
“Operasi SAR terus dilakukan otoritas Taiwan dengan mengerahkan berbagai macam aset, namun ke-12 ABK belum dapat ditemukan,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugrahasaat dihubungi, Minggu (6/11/2022).
Menurut JUdha, cuaca buruk menjadi hambatan dalam pencarian 12 ABK tersebut. “Bahkan helikopter yang sudah disiagakan untuk proses pencarian tudak dapat terbang karena cuaca buruk,” ujarnya.
Judha memastikan pencarian akan dilakukan hingga 72 jam ke depan. Hal itu sesuai prosedur yang ditetapkan otoritas Taiwan. “Proses pencarian 72 jam telah terlewati, karena itu ada permintaan KDEI kepada otoritas Taiwan memperpanjang proses pencarian sampai ABK ditemukan,” ucapnya.
Kemlu menyebut ada 17 ABK asal Indonesia yang berada dalam kapal kargo Xing Shun 01 asal Vietnam pengangkut 10.000 ton semen. Lima orang berhasil diselamatkan kapal kargo Evergreen yang sedang melintas, sementara 12 lainnya hingga kini masih hilang.
“Lima orang yang selamat mereka dalam perawatan dan menginap di salah satu hotel di Taiwan. Kondisi mereka sehat,” ujarnya.
Nantinya, menurut Judha, ABK yang selamat akan dipulangkan ke tanah air. ‘Tentunya setelah mereka memberikan keterangan kronologis kejadian kepada otoritas Taiwan, setelah itu kita fasilitasi kepulangan mereka,” pungkasnya.***





