Pemerintah Perluas Sasaran Vaksin HPV pada Laki-laki

Pemerintah Perluas Sasaran Vaksin HPV pada Laki-laki

Fajarasia.id – Human Papilloma Virus (HPV) merupakan penyakit menular seksual yang paling umum. Virus ini terjadi karna adanya infeksi yang menyebabkan kutil di berbagai bagian tubuh.

Baik pria maupun wanita sama-sama berisiko tertular HPV, walaupun efeknya memang lebih parah terjadi pada wanita. Karenanya diperlukan upaya vaksinasi untuk mencegah virus tersebut menginfeksi manusia dan menyebabkan kanker.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kini menyarankan agar anak perempuan dan laki-laki untuk vaksinasi HPV. “Target untuk tahun 2030, 90 persen anak perempuan dan laki-laki divaksinasi HPV sebelum usia 15 tahun,” kata Ketua Tim Kerja Penyakit Kanker dan Kelainan Darah Direktorat PTM, Kementerian Kesehatan, dr. Theresia Sandra dalam Sebuah Rilisnya, Jumat (23/2/2024).

Kemudian, pemerintah juga memberikan kesempatan kepada perempuan Indonesia untuk melakukan vaksinasi HPV dengan melebarkan jangkauan usianya. “75 persen perempuan usia 30-69, jadi rangenya kami lebarkan supaya minimal satu kali dalam kehidupan perempuan mendapatkan skrining,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan bahwa di Indonesia skrining HPV dapat dilakukan menggunakan tes DNA HPV. Dengan begitu diharapkan masyarakat bisa mendeteksi infeksi HPV lebih awal, sehingga masyarakat mengetahui apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.

Selain itu, 90 persen perempuan dengan lesi pra kanker dan saat kanker serviks mendapatkan tatalaksana yang sesuai. Data American Society for Clinical Oncology 2021 menyebut, infeksi HPV menyebabkan risiko kanker kepala dan leher pada pria muda.

Pada perempuan, vaksin HPV dapat melindungi dari kanker serviks, kanker vagina, dan kanker vulva. Vaksin yang sama dapat melindungi pria dari kanker kepala, leher, dan kanker dubur.****

Pos terkait