Fajarasia.id – Pemerintah melalui Kementerian ESDM, mengirimkan bantuan 1.000 unit genset bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra-Aceh. Bantuan ini, diberikan sebagai upaya percepatan pemulihan fasilitas listrik di wilayah terdampak bencana.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, pengiriman genset menggunakan pesawat Hercules TNI AU dimulai, Sabtu (29/12/2025). Sebanyak 125 unit genset, disebutkannya telah tiba dan diterima di posko Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
“Menteri ESDM mengirimkan 1.000 genset yang akan dibagi di tiga provinsi. Ini sudah diterima di posko kita di Bener Meriah sebanyak 125 genset,” kata Abdul melalui keterangan tertulis yang diterima rri.co.id, Senin (29/12/2025).
Aam menjelaskan, genset diperuntukkan bagi wilayah yang belum teraliri listrik. “Selain rumah, genset juga digunakan untuk kebutuhan listrik tenda pengungsian,” ujarnya.
Sementara, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, genset menjadi solusi sementara bagi wilayah terdampak bencana. Menurutnya, pasokan listrik belum dapat dipulihkan akibat kerusakan infrastruktur dan masih adanya genangan air.
“Sebagian jaringan tegangan tinggi di beberapa titik sudah kembali terhubung. Namun, jaringan tegangan rendah masih menghadapi masalah sehingga menghambat penerimaan pasokan listrik normal,” ucap Bahlil dalam keterangannya di Jakarta.
Bahlil memastikan, bantuan telah melalui pengecekan, pendataan, dan pengemasan sesuai standar logistik. “Pengiriman dilakukan sebagai bagian dari respons cepat pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana,” kata Ketum Golkar ini.
Bahlil menyebut, pemerintah pusat selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan posko bencana. Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan merata.
“Melalui pengiriman ini, kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak banjir dan menunjukkan kehadiran negara dalam situasi darurat. Pemerintah berkomitmen memantau proses distribusi hingga bantuan benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ucap Bahlil.





