Pemerintah Khawatir Penurunan Luas Panen di Demak Meluas

sawah

Fajarasia.id – Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono, mengungkapkan kekhawatiran terkait penurunan luas panen padi. Penurunan yang terjadi di Kabupaten Demak dinilai bisa meluas ke daerah lain.

Di Demak, luas panen menurun dari 114.000 hektare pada 2018 menjadi 88.000 hektare pada 2023. Penurunan ini memengaruhi pasokan gabah, padahal Demak adalah sentra produksi penting di Jawa Tengah.

“Luas panen di Kabupaten Demak terus berkurang. Angkanya 2018 itu kira-kira luas panennya 114.000 hektare, tahun 2023 itu menjadi 88.000 hektare. Nah ini kami khawatir juga terjadi di daerah-daerah lain,” ucapnya dalam keterangannya, Minggu (29/12/2024).

Edy mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperluas area tanam guna mengatasi masalah ini. Langkah tersebut meliputi pencetakan sawah baru dan optimalisasi lahan pertanian.

Termasuk rencana pembangunan irigasi melalui Instruksi Presiden (Inpres) juga menjadi fokus pemerintah. Edy menilai langkah ini krusial untuk mencegah tren penurunan luas panen di daerah lain.****

Pos terkait