Fajarasia.id — PDI Perjuangan (PDIP) menggandeng sejumlah dokter diaspora untuk memperkuat tim medis dalam misi kemanusiaan membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kehadiran para dokter muda ini disambut hangat oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning.
“Kita sangat terbantu dengan teman-teman dokter diaspora ini. Mereka memiliki semangat luar biasa dan siap diturunkan ke daerah bencana. Bahkan beberapa di antaranya sudah bekerja sejak tanggal 5 di Aceh saat bencana pertama kali terjadi. Ini adalah bentuk kerja sama nyata untuk rakyat,” ujar Ribka di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (29/12/2025).
Perwakilan dokter diaspora, dr. Felix, mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka merupakan wujud kerinduan untuk berkontribusi bagi tanah air. Ia mengaku sempat kesulitan beradaptasi dengan sistem di Indonesia sebelum akhirnya difasilitasi oleh PDIP melalui Baguna dan tim kesehatan partai.
“Awalnya kami bingung mencari naungan untuk berkontribusi. Namun berkat bantuan dr. Ning (Ribka Tjiptaning) dan rekan-rekan lainnya, kami diberikan wadah untuk menghimpun dokter diaspora yang ingin turun langsung ke lapangan,” kata Felix.
Selain tenaga medis, komunitas dokter diaspora juga berhasil menggalang dana swadaya sebesar Rp27,7 juta hanya dalam waktu tiga hari. Dana tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan logistik berupa lebih dari 100 Al-Qur’an, sajadah, mukena, sarung, serta lebih dari 500 potong pakaian untuk para pengungsi.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan bahwa Megawati mengikuti perkembangan persiapan misi kemanusiaan ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim.
“Ibu Megawati menitipkan salam sekaligus rasa terima kasih mendalam kepada seluruh tenaga medis dan relawan. Secara khusus, beliau sangat mengapresiasi para dokter diaspora yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk kembali ke tanah air demi misi kemanusiaan ini,” tutur Hasto.
Dengan bergabungnya dokter diaspora, PDIP berharap misi kemanusiaan di Sumatera dapat berjalan lebih optimal. Kehadiran tenaga medis tambahan ini diharapkan mampu mempercepat penanganan korban bencana sekaligus menunjukkan komitmen partai dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat terdampak.





