Fajarasia.co – Parade replika Garuda Pancasila dan Bendera Merah Putih menyemarakkan peringatan Hari Lahirnya Pancasila di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2022). Puluhan peserta mengaraknya sambil berjalan kaki mulai dari kawasan Cikini hingga Gedung Joang 45 yang jaraknya hampir 1 KM.
Setibanya di Gedung Joang, para peserta langsung bergabung dan memasuki prosesi pembacaan butir-butir Pancasila. Pembacaan dipimpin langsung Silfester Matutina selaku Penanggung Jawab kegiatan bertajuk “Setia Tegak Lurus Pancasila”.
Silfester menyampaikan parade tersebut melambangkan semangat kecintaan serta kebanggaan terhadap Pancasila. Dari situ pula menunjukkan meski memiliki latar belakang yang berbeda-beda tetapi tetap satu dalam bingkai Indonesia.
“Jadi parade atau longmarch itu menunjukan semangat kita kecintaan kita kebanggaan kita kepada pancasila dan juga tadi ada doa kebangsaan lintas agama kita menunjukkan itulah Pancasila. Kita berbeda beda tapi tetap satu, persatuan indonesia,” paparnya.
Kemudian, untuk memperkuat komitmen dalam menjaga Pancasila untuk tetap eksis, para peserta yang hadir turut membubuhkan tanda tangannya di sebuah spanduk. Lalu dilanjutkan doa kebangsaan lintas agama saat menutup jalannya peringatan hari lahir Pancasila di tengah kota Jakarta ini.
Silfester menekankan, doa kebangsaan itu sekaligus menjadi bukti bahwa meski masyarakat memiliki perbedaan tetapi tetap memiliki satu tujuan untuk Indonesia yang harmonis.
Ia pun berpesan agar semua pihak berperan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila tetap ada ditengah masyarakat. Menurutnya hal itu menjadi tugas setiap individu untuk mewariskan ke anak-cucu agar persatuan dan kesatuan semakin harmonis.
“Itu memang Pancasila ini harus kita wariskan hingga ke anak cucu kita. Gak ada paham lain apapun di negara ini dan bangsa ini,” tandasnya.****





