Fajarasia.id – Palestina menuntut penyelidikan atas laporan tentara Israel mengubur hidup-hidup warga sipil di halaman Rumah Sakit Kamal Adwan. Rumah sakit ini berada kawasan Gaza utara di Palestina.
“Informasi dan kesaksian dari warga, kru medis, dan media menunjukkan bahwa pendudukan mengubur warga sipil yang masih hidup di halaman Rumah Sakit Kamal Adwan. Dan beberapa dari mereka terlihat hidup sebelum dikepung oleh pendudukan,” kata Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila pada Sabtu (16/12/2023).
“Dunia harus mengambil tindakan serius untuk mengungkap rincian dokumen ini dan tidak menoleransi atau tetap diam mengenai informasi yang datang dari Jalur Gaza,” kata al-Kaila sambil mendesak penyelidikan internasional atas laporan tersebut, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (17/12/2023).
Menurut Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza Munir Al-Bursh, pendudukan Israel melakukan bencana kemanusiaan. Kepada Anadolu, ia mengatakan Israel mengubah RS Kamal Adwan menjadi barak militer.
Israel juga dengan sengaja mempermalukan staf medis dan para korban terluka. Jurnalis Palestina Anas al-Sharif di X mengatakan yang dilakukan Israel di RS Kamal Adwan adalah kejahatan keji.
Komentarnya itu ia sampaikan setelah ia mengunjungi rumah sakit tersebut usai penarikan pasukan Israel dari sana.****





