Fajarasia.id – Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama angkat bicara terkait video kontroversial yang diunggah Presiden Donald Trump di Truth Social. Video tersebut menampilkan wajah Obama dan istrinya, Michelle, ditempelkan pada tubuh kera dengan latar lagu “The Lion Sleeps Tonight.”
Awalnya, Gedung Putih menyebut unggahan itu hanya “meme internet” dan meminta publik menghentikan kemarahan. Namun, setelah kritik meluas, video akhirnya dihapus. Meski begitu, Trump menolak meminta maaf dan menyatakan dirinya “tidak melakukan kesalahan.”
Dalam wawancara dengan komentator politik Brian Tyler Cohen, Obama menilai tindakan Trump mencerminkan hilangnya rasa malu dan tata krama dalam politik. “Mayoritas rakyat Amerika menganggap perilaku ini sangat meresahkan. Ada semacam pertunjukan badut di media sosial, dan rasa kepatutan itu hilang,” ujarnya.
Video tersebut menuai kecaman luas, termasuk dari senator Partai Republik Tim Scott dan Katie Britt, yang menyebut konten itu rasis dan tidak pantas. Meski demikian, Trump dilaporkan marah atas kritik dari sesama anggota partainya.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi Trump, sekaligus menyorot perdebatan soal etika, kepatutan, dan penghormatan dalam ruang publik Amerika.




