Nasabah Berterimakasih Dengar Aspirasi masyarakat, Pramono minta direktur IT Bank DKI dicopot

kelapa Cabang Pembantu Bank DKI Kalimalang
kelapa Cabang Pembantu Bank DKI Kalimalang

Fajarasia,id – Nasabah Bank DKI yang kecewa terhadap Bank DKI karena membiarkan system Perbankan Bank DKI gangguan sejak bulan puasa hingga usai lebaran mengucapkan terimakasi terhadap Gubernur DKI yang mau mendengar usulan nasabah agar mencopot Direktur Bank DKI akibat keteledorannya yang mengakibatkan Banyak nasabah tidak bisa bertransaksi saat lebaran melalui Transper dan belanja melalui Qris.

” Terimakasih kepada Gubernur DKI Jakarta yang telah menindak bank DKI, walau sebenarnya saya minta pak Gubernur Copot Dirutnya, tapi yang dicopot hanya direktur IT nya saja, ” Ucap Erwin Siregar salah satu nasabah Bank DKI yang sempat marah – marah di kantor cabang pembantu Bank DKI Kalimalang.

Dimana Saat itu Erwin komplain karena tidak bisa transper uang ke keluarganya di Medan Sumatra Utara karena keluarganya disana tidak ada yang pakai Rekening Bank DKI.

Menurutnya, sejak tgl 29 Maret Jelang Lebaran, Bank DKI sudah tidak bisa transper ke Rekening selain Bank DKI.

“Saya sangat kecewa kepada Bank DKI, Karena jelang lebaran, aplikasi JakOne Mobile tidak bisa transper ke rekening selain Bank DKI, sehingga saya tidak bisa kasi uang kekeluarga saya, “Ucapnya dengan nada kecewa saat itu,

Bukan hanya itu, Erwin juga mengeluh karena tidak bisa melakukan transaksi melakukan membayar melalui QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile milik Bank DKI.

“Jadi tidak hanya transper, aplikasi JakOne ini juga tidak lagi bisa digunakan dalam 4 hari terakhir untuk pembayaran melalui QRIS, Ada apa ini sebenarnya, jika ada eror, kok lama banget perbaikan, apalagi ini dimasa lebaran,” keluhnya.

Atas dasar itu, Erwin meminta kepada Gunernur DKI agar memecat Pimpinan Bank DKI karena yang teledor membiarkan nasabah rugi dan kecewa sampai berhari hari, apalagi di saat lebaran.

“Saya mjnta kepada Pak Gubernur DKI Pramono anung dan Wagub Rano Karno agar mengganti Dirut Bank DKI yang mengabaikan Sistem Bank DKI Error sampai berhari hari, apalagi di saat musim lebaran lagi, ” Tutupnya.

Menjawab pemntaan naabah ank DKI tu, akirnya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta Direktur IT Bank DKI, Amirul Wicaksono dibebastugaskan dari jabatannya menyusul adanya masalah dalam layanan Bank DKI beberapa waktu lalu.

“Jadi, untuk itu saya akan putuskan pembebastugasan direktur IT-nya segera dilakukan dan harus dilakukan sekarang,” kata Pramono dalam video yang diunggah di Instagram resminya saat sedang melakukan rapat terbatas dengan Direksi Bank DKI di Balai Kota Jakarta, Selasa kemarin.

Sejumlah nasabah mengeluhkan tak bisa melakukan transaksi sejak malam takbiran Idul Fitri lalu atau 30 Maret 2025.

Pramono dengan tegas meminta permasalahan ini dilaporkan ke Bareskrim untuk diproses secara hukum.

Dalam keterangan video itu, Pramono menuliskan bahwa tidak ada seorangpun yang kebal hukum di Jakarta. Pramono menyebut tindakan yang merugikan warga Jakarta harus menerima konsekuensi atas tindakannya.

“Karena ini sudah keterlaluan. Nggak mungkin nggak melibatkan orang dalam,” kata Pramono.

Dia pun meminta agar jajarannya tak ikut campur soal masalah tersebut karena ia ingin warga percaya bahwa Pemprov DKI Jakarta melayani warganya dengan baik.

“Siapapun yang ikut campur, saya akan ambil tindakan. Kenapa ini dilakukan? Untuk membangun trust kepada publik, bahwa publik ini tidak ada yang terganggu,” kata Pramono.

Di sisi lain, ia pun mewanti-wanti agar kejadian tersebut tak terulang kembali. Bahkan, dia berharap Bank DKI bisa naik ke bursa saham.

“Ini (gangguan layanan) yang terakhir. Nggak boleh lagi ada kejadian keempat,” tegasnya.****

Pos terkait