Fajarasia.id — Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin, Jakarta Timur. Kegiatan lima tahunan ini mengangkat tema “Peningkatan SDM Profesional Religius untuk Jakarta Global dan Berbudaya”, sebagai wujud komitmen LDII dalam membangun masyarakat yang berintegritas dan berdaya saing.
Sebanyak 431 peserta dari jajaran pengurus DPW hingga PAC LDII se-DKI Jakarta turut hadir dalam forum tersebut. Acara juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kesbangpol, perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta tokoh masyarakat.
Muswil dibuka secara resmi oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, yang mewakili Gubernur Pramono Anung. Dalam sambutannya, Ali menyampaikan apresiasi atas kontribusi LDII dalam mendukung pembangunan daerah.
“Muswil ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara LDII dan pemerintah dalam membangun Jakarta sebagai kota global yang inklusif,” ujar Ali, Sabtu (11/10/2025).
Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya Betawi sebagai identitas lokal yang harus dijaga dan diperkenalkan ke dunia internasional. Di tengah tantangan sosial seperti tawuran dan konflik warga, Ali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga keamanan dan keharmonisan ibu kota.
“Melalui semangat ‘Jaga Jakarta’, mari kita bersama-sama menjaga kota ini tetap kondusif dan ramah bagi semua,” tambahnya.
Dalam sidang pleno Muswil, H. Imam Basori resmi terpilih sebagai Ketua DPW LDII DKI Jakarta periode 2025–2030, menggantikan kepengurusan sebelumnya. Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, menyebut pergantian kepemimpinan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi.
“Organisasi yang stagnan tanpa perubahan akan kehilangan semangat belajar dan berkembang,” ujar Chriswanto.
Imam Basori menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan perjuangan LDII dalam memperkuat kontribusi terhadap umat dan bangsa. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pendahulu yang telah membangun fondasi organisasi dengan kokoh.
“LDII kini semakin matang. Tugas kami adalah menjaga keberlanjutan dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” ucap Imam.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi warga, LDII memberikan penghargaan kepada atlet Fajar Budi Pratama dan budayawan legendaris Benyamin Sueb atas dedikasi mereka di bidang masing-masing.
Muswil ke-10 ini diharapkan menjadi titik tolak bagi LDII DKI Jakarta dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya religius, tetapi juga profesional dan siap menghadapi tantangan zaman.****





