Minimnya Dukungan Pemerintah Terhadap Transportasi Darat Mudik 2025

Minimnya Dukungan Pemerintah Terhadap Transportasi Darat Mudik 2025

Fajarasia.id – Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan mengatakan, penurunan signifikan terjadi pada moda transportasi bus. Hingga H-8 Lebaran, belum terlihat lonjakan penumpang seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kurnia menjelaskan, penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya tradisi nyadran yang biasanya ramai dilakukan masyarakat saat Ramadan. “Biasanya dari H-10, pergerakan penumpang sudah mulai meningkat,” ujarnya, Jumat (21/3/2025).

Namun hingga kini, pergerakan penumpang masih sepi dan jauh dari target kenaikan. Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung sejak awal Ramadan dan berlanjut hingga memasuki masa arus mudik.

Ia juga menyoroti minimnya dukungan pemerintah yang membuat moda transportasi darat semakin terpinggirkan. “Kami tidak mendapat perhatian khusus seperti moda transportasi lain, khususnya penerbangan,” ucapnya.

Menurutnya, pemerintah hanya fokus mengatur tarif batas atas dan bawah tanpa memberikan solusi nyata bagi perusahaan otobus. Ia mengatakan, pihaknya membutuhkan jalur prioritas saat terjadi kemacetan agar pelayanan kepada penumpang bisa lebih maksimal.

Kendala lain, lanjutnya, berasal dari infrastruktur yang belum memadai dan sulitnya akses bahan bakar. “Di Sumatra, solar sulit didapat. Jalan lintas timur Palembang-Jambi juga rusak parah,” ungkapnya.

Meski begitu, Kurnia memastikan, PO bus tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan demi kenyamanan penumpang. Ia menegaskan, armada bus yang beroperasi sudah modern dan terawat, sehingga masyarakat tidak perlu ragu.****

Pos terkait