Mesir Kerahkan Drone Tempur di Konflik Sudan

Mesir Kerahkan Drone Tempur di Konflik Sudan

Fajarasia.id – Mesir dilaporkan mulai terlibat lebih jauh dalam perang saudara Sudan dengan mengerahkan drone tempur canggih buatan Turki ke pangkalan udara East Oweinat, dekat perbatasan barat daya Sudan. Langkah ini menandai perubahan sikap Kairo yang sebelumnya hanya memberi dukungan politik dan logistik kepada militer Sudan dalam menghadapi kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF).

Perubahan strategi Mesir terjadi setelah RSF mencatat kemajuan pesat di Darfur, termasuk merebut kota strategis Al Fashir pada Oktober lalu. Kairo menegaskan bahwa keamanan nasionalnya terkait langsung dengan stabilitas Sudan, dan tidak akan membiarkan “garis merah” dilanggar.

Data satelit dari perusahaan teknologi ruang angkasa AS menunjukkan keberadaan Bayraktar Akinci, drone tempur paling mutakhir milik Turki, di pangkalan East Oweinat sejak September hingga Januari. Drone ini mampu terbang hingga 24 jam dengan membawa berbagai jenis amunisi. Informasi tersebut diperkuat oleh catatan penerbangan yang menunjukkan sejumlah pesawat kargo militer Turki mendarat di lokasi tersebut.

Samir Farag, pensiunan perwira Mesir, menegaskan bahwa intervensi ini adalah hak setiap negara untuk menjaga keamanan perbatasannya. Sementara seorang diplomat Barat menyebut Turki secara pribadi membela serangan udara Mesir terhadap RSF sebagai langkah sah.

Di sisi lain, pemimpin RSF Mohamed Hamdan Dagalo menuduh Mesir terlibat langsung dalam serangan udara sejak Oktober 2024. Ia bahkan menyebut bandara di negara tetangga sebagai “target sah” bagi pasukannya.

Pengamat menilai jatuhnya Al Fashir menjadi titik balik yang mendorong Mesir mengambil langkah militer lebih tegas. Meski begitu, posisi Kairo tetap rumit karena ketergantungannya pada Uni Emirat Arab—pendukung utama RSF—dalam hal bantuan finansial.

Dengan keterlibatan drone tempur, konflik Sudan berpotensi memasuki fase baru yang lebih kompleks, di mana intervensi regional dapat semakin memperuncing dinamika perang saudara yang sudah berlangsung lama.

Pos terkait