Fajarasia.id – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengkhawatirkan ketimpangan jumlah tenaga medis di Indonesia. Menurut dia, saat ini Indonesia membutuhkan lebih dari 70 ribu tenaga dokter spesialis.
Pratikno juga mengungkapkan kekurangan dokter gigi dan dokter umum di beberapa wilayah. “Dokter gigi 61 persen ada di Jawa, sedangkan dokter spesialis lebih dari 62 persen di Jawa,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Menurut Menko, ini bukan hanya soal jumlah dokter tetapi juga ketimpangan geografis yang memprihatinkan. “Padahal masyarakat Indonesia tersebar di mana-mana,” ujarnya.
Pratikno menyebut ketimpangan ini mencerminkan ketidakmampuan untuk memenuhi janji pemerataan layanan kesehatan. “Kami belum mampu memenuhi janji konstitusional untuk memberikan pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menko berharap dengan bersatu Indonesia dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan kesehatan di seluruh wilayah. Dia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pemerataan layanan kesehatan.****





