Fajarasia.id – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), bertolak ke Arab Saudi untuk menghadiri Saudi-Indonesia Umrah Co-Exchange Forum atas undangan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempersiapkan pelayanan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Langkah ini strategis untuk memastikan seluruh aspek layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan dan perlindungan jemaah dipersiapkan secara matang,” ujar Gus Irfan, Jumat (13/2/2026).
Dalam forum tersebut, Menhaj RI mengadakan pertemuan bilateral dengan Kemenhaj Arab Saudi untuk membahas penguatan kerja sama teknis, pemanfaatan teknologi dalam sistem haji dan umrah, serta koordinasi operasional menjelang musim haji 2026.
Selain menghadiri forum, Gus Irfan juga meninjau langsung kesiapan hotel, katering, dan sistem transportasi di Mekkah dan Madinah. “Pelayanan haji adalah wajah kehadiran negara di Tanah Suci. Kami ingin memastikan jemaah Indonesia mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan manusiawi,” tegasnya.
Transformasi pelayanan haji, lanjutnya, bukan hanya soal teknis operasional, tetapi juga membangun sistem yang adaptif, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan jemaah, khususnya lansia dan kelompok rentan.






