Fajarasia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta agar daerah betul-betul mengelola anggaran Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan baik. Artinya porsi anggaran harus lebih banyak dialokasikan pada pangan yang dijual, bukan pada agenda rapat persiapannya.
“Tapi yang diperbanyak adalah fisik nya. Artinya barangnya yang nyampe ke masyarakat, jangan sampai yang dibuat adalah kegiatan rapat-rapat persiapannya,” kata Mendagri saat dihubungi, Selasa (17/10/2023).
Tito mengingatkan daerah-daerah agar jangan sampai anggaran untuk pangan yang dijual dalam GPM hanya 30 persen. Sementara sisanya digunakan untuk rapat persiapan.
Tito mengaku telah menerima informasi penggunaan yang tidak tepat sasaran itu pada anggaran GPM. Menurutnya, informasi itu diterima dari Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar.
“Ini saya sudah dapat laporan dari Banten, Pak Gubernur Banten, Pak Muktamar sudah sampaikan pada saya,” ujarnya.
Lebih lanjut usai menerima informasi tersebut, Mendagri mengaku langsung berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) agar petunjuk teknis penggunaan anggaran prioritas bahan pangan bukan rapat persiapan. Ia pun berharap arahan ini bisa benar-benar dipedomani sehingga masyarakat merasakan langsung manfaatnya.****
Gresini Racing sebelumnya telah berkolaborasi dengan Federal Oil, Aspira, Antangin, MS Glow for Men, Bold Riders, juga Riding Styles. “Kami berharap akan ada cakupan kemitraan yang lebih luas sehingga manfaatnya semakin luas bagi kita semua,” tandasnya.****





