Megawati Soroti Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia

Megawati Soroti Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia

Fajarasia.id – Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri menyoroti terhadap kondisi kebebasan untuk berekspresi di Indonesia saat ini. Pasalnya, saat ini aparat penegak hukum dinilai kerap membuat masyarakat takut untuk bersuara dan menyampaikan pendapatnya.

“Saya memang omongannya, ceplas-ceplos lebih dari pada kakak saya. Karena apa?, inilah yang namanya realita Republik kita,” kata Megawati Soekarnoputri dalam keterangannya, Minggu (8/6/2025).

Lebih lanjut, Megawati menyebutkan adanya fenomena masyarakat yang dinilai takut untuk berbicara, lantaran khawatir dilaporkan. Saat ini, kata Megawati, sangat mudah masyarakat untuk dipanggil oleh polisi tanpa sebab yang jelas.

“Emangnya polisi itu siapa? Memangnya warga terhormat di Republik ini tidak?. Saya lho yang memisahkan polisi dari ABRI sebagai presiden Kelima pada waktu itu. Kalau sekarang sepertinya berada di tempat segala. Tidak, tidak, tidak,” ujar Megawati.

Selain itu, ia juga menyinggung soal krisis moral dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Putri Presiden Soekarno itu menyayangkan, bahwa banyak orang kini takut menyuarakan kebenaran.

“Hukum ya hukum. Jadi kalau kalian hanya menutup diri, membuka, membuat jarak, kalian adalah siapa? Saya kalau bertanya, mestinya kalau bahasa Inggris tuh gini, Who am I? Tidak,” kata Megawati.****

Pos terkait