Megawati Duduk Bersama Ramos Horta di Forum Zayed Award, Abu Dhabi

Megawati Duduk Bersama Ramos Horta di Forum Zayed Award, Abu Dhabi

Fajarasia.id  – Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri forum bergengsi Majelis Persaudaraan Manusia yang digelar di Museum Nasional Zayed, Uni Emirat Arab (UEA), Selasa sore waktu setempat. Kehadiran Megawati didampingi putranya, Muhammad Prananda Prabowo, serta sejumlah tokoh penting dari Indonesia.

Turut mendampingi Megawati, Dubes RI untuk UEA Judha Nugraha, Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Dubes RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian Zayed Award for Human Fraternity, ajang internasional yang mempertemukan pemimpin dunia untuk membahas isu persaudaraan dan perdamaian global.

Dalam forum tersebut, Megawati duduk bersebelahan dengan Presiden Timor Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian, José Ramos Horta. Keduanya tampak berbincang hangat, menandakan hubungan erat antara Indonesia dan Timor Leste. Di sisi lain, hadir pula Kailash Satyarthi, aktivis HAM asal India yang juga penerima Nobel Perdamaian.

Sekretaris Jenderal Zayed Award, Mohamed Abdelsalam, menyambut hangat para tokoh VIP termasuk rombongan Megawati. Terlihat pula perwakilan dari Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, Ulil Abshar Abdala serta Hilman Latief, yang hadir sebagai representasi lembaga pemenang Zayed Award 2024, di mana Megawati pernah menjadi salah satu juri.

Forum ini menghadirkan diskusi dari sejumlah pemimpin perempuan dunia, di antaranya Ibu Negara Lebanon Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia, serta Saida Mirziyoyeva dari Uzbekistan. Megawati turut berbicara dalam sesi tersebut, dengan moderator Mina Al-Oraibi, membahas tantangan global dan pentingnya memperkuat persaudaraan antarmanusia.

Acara dibuka dengan sambutan Menteri Negara UEA yang menjelaskan sejarah Zayed Award, yang lahir dari gagasan pendiri UEA, Zayed Al Nahyan, bersama Paus Fransiskus. Pesan dari Grand Imam Al-Azhar, Sheikh Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb, serta Paus Leo juga dibacakan sebagai simbol komitmen lintas agama untuk perdamaian dunia.

Besok, agenda utama Zayed Award for Human Fraternity 2026 akan digelar dengan menghadirkan sejumlah tokoh dunia, termasuk Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, PM Armenia Nikol Pashinyan, mantan Presiden Senegal Macky Sall, hingga mantan Presiden Nigeria Olusegun Obasanjo. Kehadiran Megawati sebagai salah satu juri edisi 2024 menambah bobot diplomasi Indonesia dalam forum internasional ini.

Pos terkait