MBG Tetap Berjalan di Bulan Ramadan, DPR Ingatkan Pentingnya Kualitas dan Keamanan Makanan

MBG Tetap Berjalan di Bulan Ramadan, DPR Ingatkan Pentingnya Kualitas dan Keamanan Makanan

Fajarasia.id  — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap hadir selama bulan Ramadan. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyambut baik keberlanjutan program ini, namun menekankan perlunya penyesuaian pola distribusi agar makanan yang diberikan tetap aman dan bergizi.

“Saya setuju bulan puasa tetap ada MBG, tapi pola pembagian makanannya harus jadi perhatian. Keamanan makanan dan kandungan gizi harus terjamin,” ujar Yahya kepada wartawan.

Dua Skenario DistribusiYahya mengusulkan dua skema yang bisa diterapkan Badan Gizi Nasional (BGN) selama Ramadan:

  1. Pembagian sore hari — Menu tetap seperti biasa, namun disalurkan menjelang waktu berbuka agar tidak cepat basi.
  2. Menu makanan kering — Alternatif berupa roti, telur rebus, susu, dan buah-buahan yang tahan lama seperti pisang, anggur, atau salak.

Menurutnya, langkah ini penting untuk mencegah risiko keracunan akibat makanan yang disalurkan pagi atau siang hari namun baru dikonsumsi saat berbuka.

Yahya menegaskan bahwa aspek keamanan pangan dan kandungan gizi harus menjadi prioritas utama. Ia juga menyoroti efektivitas penyaluran MBG, agar tidak membebani orang tua maupun penyelenggara program.

“Jangan sampai seperti waktu liburan sekolah, saya anggap tidak efektif karena orang tua harus mengambil ke sekolah. Itu menambah biaya transportasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana memastikan program MBG akan tetap berjalan dengan pola khusus, sebagaimana telah diterapkan pada Ramadan sebelumnya.

“Untuk daerah mayoritas Muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah, tapi dibawa pulang. Menu yang disiapkan tahan hingga 12 jam, sehingga bisa dikonsumsi saat berbuka,” kata Dadan usai rapat dengan Komisi IX DPR RI.

Program MBG selama Ramadan diharapkan tidak hanya menjaga asupan gizi anak-anak, tetapi juga memastikan distribusi berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas makanan. Dengan penyesuaian pola, MBG di bulan puasa tetap menjadi jaminan hak anak atas makanan bergizi yang aman dan layak.

Pos terkait