Fajarasia.id – Pemerintah berhasil menyerap dana sebesar Rp15 triliun melalui lelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk pada 7 April 2026. Total penawaran yang masuk mencapai Rp30,57 triliun, menunjukkan tingginya minat investor terhadap instrumen syariah ini.
Serapan terbesar berasal dari seri PBS038 dengan nominal Rp3,65 triliun dan imbal hasil rata-rata 6,79 persen, disusul SPNS03022027 sebesar Rp3,55 triliun dengan yield 5,30 persen. Seri PBS005 menyumbang Rp2,75 triliun, PBS030 Rp2,35 triliun, dan PBS040 Rp1,2 triliun.
Sementara itu, tiga seri lainnya yakni SPNS04052026, SPNS12102026, dan PBS034 masing-masing menyerap Rp500 miliar. Yield rata-rata ketiga seri tersebut berkisar antara 4,85 hingga 6,53 persen.
Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyebut hasil lelang ini akan mendukung pembiayaan APBN 2026 sekaligus memperkuat pasar keuangan syariah domestik.****





