Legislator Apresiasi Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo ke Rusia

Legislator Apresiasi Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo ke Rusia

Fajarasia.id – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mengapresiasi kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Russia. Menurutnya, hal itu sebagai penguatan diplomasi bilateral oleh pemerintah Indonesia.

“Menurut saya ini adalah terobosan-terobosan oleh Presiden Prabowo,” kata Herman , Jumat (20/6/2025). Apalagi, saat di Russia, Presiden Prabowo juga mengutus salah satu menterinya untuk menghadiri pertemuan BRICS di Brazil.

Ia menyebutkan, pertemuan multilateral ini penting bagi bangsa Indonesia untuk terus membangun diplomasi dan kerja sama bilateral. “Pada akhirnya ini memperkuat positioning bangsa kita yang selama ini mungkin penguatan ini dirasa kurang,” ujarnya.

Herman menilai, ketidakhadiran Presiden Prabowo dalam pertemuan G7 karena ketidakpastian ekonomi. Terutama terkait penerapan tarif di Amerika Serikat meski hal itu merupakan pembicaraan yang penting.

“Tetapi pertemuan di Russia ini merupakan babak baru. Bagaimana memperkuat positioning Indonesia dengan Rusia yang juga sebagai negara besar,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan luar negeri Presiden Rusia Vladimir Putin merupakan salah satu yang bisa mempengaruhi dunia. Tentunya selain Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jin Ping.

“Artinya bahwa dengan tiga kekuatan ini, Indonesia mestinya punya komunikasi dan diplomasi yang baik,” katanya. Herman mengatakan diplomasi Internasional terus dibangun dalam rangka memperkuat posisi Indonesia di dunia Internasional.

Apalagi dari sisi fiskal, Indonesia membutuhkan tambahan dari investasi dunia dengan penanaman modal asing. “Ini harus diawali dari diplomasi politik, karena politik memperkuat posisi ekonomi ke depannya,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, diplomasi ini penting dilakukan di saat Amerika Serikat juga menerapkan tarif perdagangannya. “Keputusan yang tepat, Pak Prabowo sebagai Presiden RI sangat rajin untuk membangun diplomasi politik dengan negara-negara di luar,’ ucapnya.****

Pos terkait