Fajarasia.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan, polisi jangan coba bermain-main dalam pengusutan Kasus Kecelakaan yang Libatkan Anak Petinggi Polda NTB.
Sebab, masyarakat Indonesia saat ini dapat dengan mudah ‘mengendus’ apabila ada praktek penegakkan hukum yang melenceng dari seharusnya.
“Saya minta aparat penegak hukum profesional, tidak main-main, sudah banyak kasus yang ditutupi tapi dengan kekuatan Medsos akhirnya akan terendus juga jadi jangan coba main – main.” Ucap Mahfud MD saat dimintai tanggapan kenapa kepolisian belum menahan tersangka Tersangka Kasus Kecelakaan yang Libatkan Anak Petinggi Polda NTB
“Masyarakat sekarang gampang tahu, jangan sempat gara – gara kecelakaan berujung ke pengusutasn soal harta kekayaan. ” lanjut dia.
menurut Mahfud, penting bukan hanya agar persoalan menjadi tuntas bagi pelaku, tetapi juga memberikan keadilan bagi korban.
Selain itu, penegakan hukum yang profesional juga otomatis dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di Indonesia.
Tak hanya kepada polisi, Mahfud juga mewanti-wanti hal yang sama kepada semua pejabat.
Mahfud juga mempertanyakan kenapa Polisi belum juga menahan tersangka, dan mempertanyakan surat kematian yang dikeluarkan pihak rumah sakit yang mengatakan jika penyebab kematian karena penyakit menular.
” Agak aneh juga kejadian laka lantas tetapi surak kematian karena penyakit menular, mohon jangan lah macam – macam, : Ucap Mahfud.
Sebelumnya diberitakan, Penyidik Polda Metro Jaya sampai saat ini masih belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan di Jakarta Selatan yang menewaskan pelajar berinisial MSA melibatkan anak petinggi Polda NTB.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman menyebutkan pihaknya telah selesai melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka. Akan tetapi, penetapan tersangka itu belum bisa dilakukan dikarenakan penyidik Polda Metro Jaya masih harus meminta keterangan satu orang saksi yakni SB yang diketahui pengendara yang membonceng korban MSA.****





