Fajarasia.id – Bawaslu RI mengaku, Plt Ketua KPU Mochammad Afifuddin mulai aktif berkomunikasi dengan lembaganya terkait Pilkada Serentak 2024. Terutama, dalam membahas tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada 2024.
Komisioner Bawaslu RI Puadi mengaku, KPU akan bersilaturahmi di lembaganya. “Dalam waktu dekat, mereka (KPU RI) hadir ke Bawaslu,” kata Puadi dalam keterangan persnya, di Jakarta, Sabtu (6/7/2024).
Puadi mengaku, silaturahmi Bawaslu dan KPU mengoordinasikan terkait tahapan penyelenggaraan Pilkada 2024 yang sedang berjalan. Dalam pertemuan itu, nantinya Bawaslu akan mengingatkan regulasi di dalam UU Nomor 10 Tahun 2016.
“Perlu disampaikan hal-hal apa saja yang menjadi atensi Bawaslu yang harus dikoordinasikan. Mengingat regulasi yang sudah ada, masih menggunakan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Puadi menuturkan, Bawaslu ingin memastikan seluruh WNI memiliki hak yang sama. Jika memenuhi syarat sebagai pemilih, harus masuk sebagai DPT Pilkada 2024.
“Sehingga, nanti ada beberapa hal kerawanan pemetaan-pemetaan yang dibuat untuk disampaikan ke KPU. Agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.****





