Fajarasia.id – Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango, merespons pernyataan cawapres Mahfud MD. Menurut dia, independensi KPK tidak diukur dari kehadiran lembaga antiarasuah itu pada rapat kabinet di Istana.
Nawawi menegaskan ukuran independensi KPK adalah tidak mau diintervensi pada setiap penanganan kasus korupsi. Karena itu diperlukan kesadaran semua pihak untuk tidak mencari celah agar dapat mengintervensi KPK.
“Jadi, independen itu bukan hanya soal hadir atau tidaknya kami memenuhi undangan rapat kabinet,” kata Nawawi, Jumat (9/2/2024). Namun, lanjutnya, itu terletak pada keteguhan KPK untuk tidak mau diintervensi serta penghargaan terhadap prinsip tersebut.
Meski begitu, Nawawi mengapresiasi komitmen Mahfud yang ingin memperkuat kelembagaan KPK dan berjanji akan terus bekerja keras. “Setiap niat baik demi penguatan KPK tentu perlu dihargai dan didukung,” ujarnya.
Cawapres Mahfud MD sebelumnya menegaskan akan merevisi Undang-Undang KPK agar lembaga antirasuah itu kembali mendapatkan kepercayaan publik. Menurut dia, saat ini kinerja lembaga tersebut tengah merosot sehingga harus diperjuangkan sebagai lembaga yang independen.
Salah satunya dengan cara tidak diperbolehkannya KPK mengikuti rapat kabinet atau dipanggil oleh Presiden ke Istana. “Pelemahan KPK tidak boleh dibiarkan dankami ingin mengembalikan KPK kepada marwahnya yang independen,” ujar Mahfud.***





