Fajarasia.id – Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengapresiasi Bupati Jombang atas percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Sebanyak 306 desa dan kelurahan di Jombang telah resmi membentuk koperasi secara serentak.
“Artinya, di Jombang sudah 100 persen terbentuk Kopdes Merah Putih,” ucap Budi Arie dalam sambutannya secara daring. Pernyataan itu disampaikannya saat pelantikan pengurus dan pengawas Kopdes dan Keluran di Jombang.
Menkop menekankan koperasi harus mengoptimalkan potensi usaha sesuai karakter dan kekuatan ekonomi lokal. Itu karena setiap desa punya keunikan dan kekuatan yang harus dimanfaatkan.
Ia menyatakan koperasi berperan penting mendorong UMKM, menyediakan pinjaman sehat, dan kebutuhan pokok. “Koperasi juga bisa membuka akses pasar yang lebih luas,” kata Menkop Budi Arie.
Menkop mengingatkan pembentukan koperasi tidak cukup hanya pada pelantikan pengurus. Koperasi harus tumbuh, berkembang, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Koperasi yang baik akan memperkuat ekonomi desa dan membuka lapangan kerja,” kata Menkop. Ia menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang sehat.
Menkop menilai momen ini sebagai tonggak awal membangun koperasi profesional dan akuntabel. “Amanah ini harus dijalankan dengan tanggung jawab dan integritas tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi tidak bisa lagi mengandalkan sistem lama. Digitalisasi layanan koperasi menjadi keharusan di era modern saat ini.
“Dengan digitalisasi, layanan koperasi menjadi efisien, cepat, dan lebih akuntabel,” kata Budi Arie. Ia mendorong seluruh koperasi segera menerapkan sistem digital.
Sementara, Bupati Jombang Warsubi menilai Kopdes Merah Putih memperkuat pembangunan ekonomi kerakyatan. Ia berharap koperasi menjadi wadah pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan.
“Ini amanah besar bagi pengurus dan pengawas koperasi,” ucap Bupati Warsubi. Ia meminta seluruh elemen bekerja serius dalam pengembangan koperasi.
Presiden Prabowo, menurut Warsubi, memberi perhatian besar pada koperasi dalam pembangunan nasional. Hal itu menegaskan pentingnya penguatan koperasi sebagai prioritas negara.
“Presiden mendorong Kopdes untuk wujudkan swasembada pangan dan pemerataan ekonomi nasional,” Warsubi menuturkan.***





