Fajarasia.id – Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menghadirkan instalasi pengolah air bersih bagi ratusan pengungsi di Kelurahan Simpang Hutanabolon Sipange, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Fasilitas ini menjadi penopang utama kebutuhan air bersih pasca bencana banjir dan longsor.
857 Jiwa Terbantu Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyebut instalasi penjernih air tersebut digunakan oleh sekitar 857 jiwa pengungsi. Sumber air berasal dari sumur bor yang kemudian diolah dengan teknologi reverse osmosis (RO) sehingga hasilnya sesuai standar kesehatan dan aman untuk diminum.
“Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung terciptanya lingkungan pengungsian yang sehat dan layak huni,” ujar Asrul di Medan, Kamis (25/12/2025).
Pengerjaan 4 Hari, Libatkan Banyak Pihak Proses pemasangan dilakukan selama empat hari dengan melibatkan tim tukang dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Pasi Ops Kodim 0211/TT, Babinsa Koramil 03/Pandan, teknisi Kementerian Pertahanan, serta dukungan Universitas Pertahanan. Seluruh tahapan, mulai dari pembuatan tempat hingga instalasi, berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Komitmen TNI untuk Pengungsi Asrul menegaskan pemasangan mesin pengolah air ini merupakan wujud perhatian TNI melalui Satgas Gulbencal Kodam I/BB. Pihaknya berkomitmen terus mendukung penanganan bencana hingga seluruh akses kembali normal.
“Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan akan terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, baik melalui jalur udara maupun darat,” tegasnya.





