Fajarasia.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga Rp1,871 triliun pada tahun 2022. Ini merupakan capaian tertinggi yang diraih kementerian tersebut sejak tahun 2014.
Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, Selasa (17/1/2023). Menteri tengah menghadiri rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta.
Menurut Sakti, PNBP tersebut berasal dari tiga sektor. Pertama, sektor sumber daya alam (SDA) perikanan yang menyumbang PNBP tertinggi hingga Rp1,192 triliun.
Berikutnya adalah PNBP yang berasal dari sektor non-SDA sebesar Rp629,21 miliar. Terakhir PNBP yang bersumber dari Badan Layanan Umum (BLU) sebanyak Rp48,99 miliar.
Menteri KP mengakui pencapaian dari ketiga sektor tersebut sangat signifikan terhadap PNBP kementeriannya. “Bahkan PNBP dari non-SDA SDA selain tertinggi juga belum pernah dicapai selama ini,” katanya.
Sementara itu, kinerja penerimaan pajak perikanan tercatat mencapai Rp2,65 triliun. Ini membuat produk domestik bruto (PDB) sektor perikanan dan kelautan tumbuh 6,38 persen pada triwulan ketiga 2022.
Pada gilirannya, kontribusi sektor perikanan dan kelautan dan kontribusi terhadap PDB nasional juga menjadi signifikan. “Nilainya mencapai 2,54 persen,” ujar Menteri KP.****





